Senin, 09 Maret 2026

✦ Konfigurasi Mikhmon ✦

 ✧・゚: Konfigurasi Mikhmon :・゚✧

 1. Masuk terlebih dahulu ke aplikasi Google Chrome yang sudah terhubung dengan jaringan internet. Setelah halaman Chrome terbuka, arahkan ke kolom pencarian yang berada di bagian atas. Pada kolom tersebut, ketikkan kata kunci “Download Mikhmon” kemudian tekan tombol Enter pada keyboard. Selanjutnya akan muncul beberapa hasil pencarian. Pilih dan klik tautan atau link yang berada pada urutan pertama untuk membuka halaman download Mikhmon dan melanjutkan proses pengunduhan.




2. Setelah berhasil masuk ke situs web penyedia download Mikhmon, perhatikan daftar versi Mikhmon yang tersedia pada halaman tersebut. Kemudian pilih versi Mikhmon v3 yang terdapat pada daftar download. Setelah itu, klik pada tautan download Mikhmon v3 untuk memulai proses pengunduhan file ke perangkat yang digunakan. Pastikan file berhasil terunduh dengan baik sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.


3.Setelah mengklik Mikhmon v3, halaman akan menampilkan informasi dan beberapa pilihan file yang dapat diunduh. Selanjutnya scroll atau gulir halaman ke bagian bawah hingga menemukan bagian download Mikhmon v3. Pada bagian tersebut terdapat beberapa pilihan versi. Kemudian pilih dan klik opsi “Mikhmon v3 + Web Server” untuk mengunduh paket Mikhmon yang sudah dilengkapi dengan web server sehingga lebih mudah digunakan tanpa perlu instalasi tambahan.




4. Setelah proses download atau instalasi selesai, langkah selanjutnya adalah membuka File Manager pada perangkat. Kemudian masuk ke folder Download untuk menemukan file Mikhmon yang telah diunduh sebelumnya.

Setelah file tersebut ditemukan, lakukan extract atau ekstrak file karena biasanya file masih dalam bentuk .zip atau .rar. Klik file tersebut lalu pilih opsi Extract atau Ekstrak, kemudian tentukan folder tujuan tempat file akan diekstrak. Setelah memilih folder yang diinginkan, lanjutkan proses ekstrak hingga file Mikhmon berhasil terbuka dan siap digunakan.





5. Selanjutnya, buka New Volume (D:) sebagai lokasi tempat menyimpan hasil extract file sebelumnya. Setelah itu, cari folder hasil ekstrak Mikhmon yang telah dipindahkan atau disimpan di dalam drive tersebut.

Kemudian klik dua kali (double click) pada folder tersebut untuk membuka dan masuk ke dalam file Mikhmon, sehingga kita dapat melihat isi file dan melanjutkan ke langkah penggunaan berikutnya.



6. etelah masuk ke dalam folder Mikhmon, perhatikan file yang tersedia di dalamnya. Kemudian pilih file bernama “Mikhmon Server” yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Mikhmon.

Selanjutnya klik dua kali (double click) pada file Mikhmon Server tersebut untuk membuka dan menjalankan aplikasi. Setelah aplikasi terbuka, kita dapat melakukan pengaturan atau konfigurasi hotspot MikroTik melalui Mikhmon dengan lebih mudah.



 Sebelum menghubungkan mikhmon dengan mikrotik kita, kita lakukan basic config dan hotspot pada mikrotik, dan juga kalian download mikhmon pada chrome terlebih dahulu juga, jika sudah, buka mikhmon kalian dan lakukan konfigurasi yang sama seperti yang saya lakukan sebagai berikut:



7. Setelah proses download Mikhmon selesai, kalian dapat membuka aplikasi Mikhmon yang telah diinstal atau diekstrak sebelumnya. Ketika aplikasi dijalankan, maka tampilan awal akan muncul seperti pada gambar.

Untuk dapat masuk ke dalam sistem, lakukan proses login dengan memasukkan username dan password yang tersedia. Gunakan username: mikhmon dan password: 1234, karena itu merupakan akun login bawaan (default) yang disediakan oleh Mikhmon. Setelah data login dimasukkan, klik Login untuk masuk ke halaman utama Mikhmon dan melanjutkan proses konfigurasi hotspot MikroTik.



8. Setelah berhasil melakukan login, kalian akan masuk ke tampilan utama Mikhmon seperti pada gambar. Demi meningkatkan keamanan akun, pada bagian Admin kalian dapat mengubah username dan password bawaan Mikhmon dengan yang baru agar lebih aman digunakan.

Selanjutnya, untuk menghubungkan router MikroTik ke dalam Mikhmon, silakan klik atau tekan menu “Add Router”. Menu ini digunakan untuk menambahkan data router MikroTik yang akan dikelola melalui aplikasi Mikhmon.



9. Setelah menekan menu Add Router, akan muncul tampilan pengaturan router seperti pada gambar. Pada bagian Session Name, kalian dapat menggantinya dengan nama sesuai keinginan, misalnya nama router atau nama jaringan yang digunakan.

Selanjutnya pada bagian IP MikroTik, masukkan alamat IP dari router MikroTik yang akan dihubungkan. Kemudian isi username dan password sesuai dengan akun login yang terdapat pada MikroTik.

Pada bagian Data Mikhmon, kalian dapat memberikan nama voucher yang akan digunakan. Setelah itu, pada bagian DNS Name, isikan nama DNS hotspot yang telah kalian atur sebelumnya di MikroTik. Terakhir, pada bagian Live Report, ubah pengaturannya menjadi Enabled agar fitur laporan penggunaan dapat aktif.






10.Setelah melakukan connect, maka tampilan Mikhmon akan berubah seperti pada gambar pertama yang menunjukkan bahwa router telah berhasil terhubung.

Selanjutnya, untuk menambahkan voucher MikroTik, terlebih dahulu kita perlu membuat User Profile baru. Caranya adalah dengan masuk ke menu Add Profile. Pada bagian tersebut, isi pengaturan profile sesuai dengan yang terlihat pada gambar.

Setelah semua data telah diisi dengan benar, langkah terakhir adalah menekan tombol Save untuk menyimpan User Profile yang telah dibuat.


11. Setelah menekan menu Add Router, akan muncul tampilan pengaturan router seperti pada gambar. Pada bagian Session Name, kalian dapat menggantinya dengan nama sesuai keinginan, misalnya nama router atau nama jaringan yang digunakan.

Selanjutnya pada bagian IP MikroTik, masukkan alamat IP dari router MikroTik yang akan dihubungkan. Kemudian isi username dan password sesuai dengan akun login yang terdapat pada MikroTik.

Pada bagian Data Mikhmon, kalian dapat memberikan nama voucher yang akan digunakan. Setelah itu, pada bagian DNS Name, isikan nama DNS hotspot yang telah kalian atur sebelumnya di MikroTik. Terakhir, pada bagian Live Report, ubah pengaturannya menjadi Enabled agar fitur laporan penggunaan dapat aktif.



12.Setelah melakukan proses generate voucher, kalian dapat melihat hasilnya pada menu User List. Pada bagian tersebut akan terlihat banyak voucher yang telah berhasil digenerate oleh Mikhmon.

Selain itu, voucher yang telah dibuat juga akan otomatis muncul di MikroTik, sehingga dapat digunakan oleh pengguna untuk login ke jaringan hotspot. Hal ini menandakan bahwa proses pembuatan voucher telah berhasil tersimpan dan terhubung dengan MikroTik.


13.Untuk melakukan pengujian apakah voucher dapat digunakan atau tidak, buka browser kemudian ketikkan nama domain hotspot pada kolom pencarian atau address bar. Setelah halaman login hotspot muncul, masukkan username dan password menggunakan kode voucher yang telah dibuat sebelumnya.

Jika setelah memasukkan data tersebut berhasil masuk ke jaringan internet, maka dapat disimpulkan bahwa konfigurasi hotspot dan pembuatan voucher telah berhasil dilakukan dengan baik.







Minggu, 01 Februari 2026

═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════ KONFIGURASI HOTSPOT ═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════

 Konfgurasi Hotspot

Pengertian Konfigurasi Hotspot

Konfigurasi hotspot adalah proses pengaturan layanan jaringan pada router (seperti MikroTik) yang memungkinkan pengguna terhubung ke internet melalui jaringan lokal dengan sistem autentikasi tertentu, seperti login menggunakan username dan password. Hotspot biasanya digunakan untuk mengontrol akses pengguna agar jaringan lebih aman dan terkelola.


Tujuan Konfigurasi Hotspot

Tujuan utama dari konfigurasi hotspot antara lain:

  1. Mengamankan jaringan dari akses pengguna yang tidak berizin.

  2. Mengatur dan membatasi pengguna yang dapat mengakses jaringan.

  3. Memudahkan proses login pengguna sebelum terhubung ke internet.

  4. Mengelola penggunaan bandwidth agar lebih stabil dan merata.

  5. Meningkatkan pengawasan dan kontrol administrator jaringan.


Fungsi Konfigurasi Hotspot

Konfigurasi hotspot memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

  • Menyediakan halaman login (login page) bagi pengguna jaringan.

  • Mengatur hak akses pengguna berdasarkan akun yang dibuat.

  • Memonitor aktivitas pengguna hotspot.

  • Membantu pengelolaan jaringan publik seperti sekolah, kantor, dan tempat umum.


Manfaat Konfigurasi Hotspot

Manfaat dari konfigurasi hotspot antara lain:

  • Jaringan menjadi lebih aman dan tertata.

  • Administrator lebih mudah mengelola pengguna jaringan.

  • Menghindari penyalahgunaan akses internet.

  • Memberikan pengalaman akses internet yang lebih terkontrol.


Contoh Penerapan Konfigurasi Hotspot

Konfigurasi hotspot sering diterapkan pada:

  • Sekolah dan kampus

  • Kantor

  • Kafe dan restoran

  • Perpustakaan

  • Area publik (hotspot WiFi)



Langkah-langkah Konfiigurasi Hotspot

Sebelum melakukan konfigurasi hotspot, pastikan konfigurasi dasar pada perangkat MikroTik telah dilakukan dengan benar agar sistem jaringan dapat berjalan secara optimal.

1. pastikan pengaturan identitas (identity) pada perangkat MikroTik sudah diubah dan disesuaikan dengan nama yang jelas, sehingga perangkat dapat lebih mudah dikenali dan mempermudah proses pengelolaan serta pemantauan jaringan
2. Masuk ke menu IP pada MikroTik, kemudian pilih submenu Hotspot untuk melanjutkan proses konfigurasi layanan hotspot

3. Berikut merupakan tampilan antarmuka yang muncul setelah berhasil masuk ke menu Hotspot pada MikroTik


4. Pada menu Server di fitur Hotspot, pilih opsi Hotspot Setup. Selanjutnya, pada kolom Hotspot Interface, ubah interface menjadi ether2 yang terhubung langsung ke access point, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi.


5. Pada tahap ini terdapat kolom Local Address of Network. Biarkan pengaturan sesuai default, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.

6. Pada bagian Address Pool of Network, biarkan pengaturan tetap seperti semula, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi hotspot ke tahap selanjutnya


7. Pada kolom Select Certificate, pilih opsi none karena tidak menggunakan sertifikat keamanan, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi hotspot ke tahap berikutnya.

8. PPada tahap ini akan ditampilkan kolom IP Address of SMTP Server. Karena layanan SMTP tidak digunakan dalam konfigurasi hotspot ini, maka pengaturan dapat dibiarkan dalam kondisi default. Selanjutnya, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.

9. Pada tahap ini tersedia kolom DNS Server. Karena pengaturan DNS sudah sesuai dan tidak perlu diubah, biarkan pengaturannya tetap default, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan ke proses konfigurasi selanjutnya


10. Pada kolom DNS Name, isikan nama domain sesuai dengan keinginan. Pada konfigurasi ini, penulis menggunakan hana.net yang disesuaikan dengan nama sendiri. Setelah itu, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.

11. Pada kolom Name of Local Hotspot User, masukkan nama pengguna admin. Selanjutnya, pada kolom Password of the User, isikan kata sandi admin. Setelah semua data terisi dengan benar, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.


12. Berikut ini merupakan tampilan antarmuka yang muncul setelah proses Hotspot Setup berhasil diselesaikan dengan baik


13. Masih pada menu Hotspot, masuk ke submenu User Profile, kemudian klik dua kali pada profil pengguna yang akan diubah. Pada kolom Name, isikan KLP3. Selanjutnya, pada bagian Shared Users masukkan nilai 30, dan pada kolom Rate Limit (Rx/Tx) isikan 4M/4M, yang berarti kecepatan 4 Mbps untuk download dan 4 Mbps untuk upload. Setelah seluruh pengaturan selesai, klik tombol OK untuk menyimpan dan menerapkan perubahan

14. Berikut merupakan tampilan antarmuka yang ditampilkan setelah seluruh proses konfigurasi pada menu User Profile berhasil diselesaikan


15. Masuk ke menu User pada Hotspot, kemudian klik ikon tanda tambah (+) untuk menambahkan pengguna baru. Pada kolom Name, isikan kelompok3, dan pada kolom Password juga diisi kelompok3. Selanjutnya, pada bagian Profile, pilih User Profile yang telah dibuat sebelumnya. Setelah semua pengaturan selesai, klik tombol OK untuk menyimpan konfigurasi pengguna tersebut.

16. Setelah seluruh konfigurasi selesai, sambungkan laptop ke jaringan internet melalui access point yang telah dikonfigurasikan untuk memastikan koneksi dapat digunakan dengan baik.

17. Setelah perangkat berhasil terhubung ke jaringan, sistem akan secara otomatis mengarahkan pengguna ke halaman browser. Pada halaman login hotspot, masukkan username dan password yang telah dibuat sebelumnya, yaitu kelompok3, untuk dapat mengakses jaringan internet.

18. 
Setelah berhasil masuk ke jaringan hotspot, lakukan pengujian kecepatan internet menggunakan layanan Speedtest untuk memastikan kecepatan akses sesuai dengan pengaturan yang telah dikonfigurasikan.

Minggu, 18 Januari 2026

『 π™†π™Šπ™‰π™π™„π™‚π™π™π˜Όπ™Žπ™„ π˜Ώπ˜Όπ™Žπ˜Όπ™ π™ˆπ™„π™†π™π™Šπ™π™„π™† 』

╭─☆ MIKROTIK☆─╮




Berikut alat-alat yang perlu disiapkan untuk menggunakan Winbox (konfigurasi MikroTik):

1. Router MikroTik

Sebagai perangkat utama yang akan dikonfigurasi.

2. Laptop / Komputer

Untuk menjalankan aplikasi Winbox.

3. Aplikasi Winbox

File winbox.exe yang sudah di-download dari website MikroTik.

4. Kabel LAN (UTP)

Untuk menghubungkan laptop ke router MikroTik.

5. Adaptor / Power Supply Router

Untuk menyalakan router MikroTik.

6. Koneksi Jaringan

Bisa dari:

  • Modem

  • Atau jaringan lokal (LAN)

  • GAMBARNYA SEPERTI DI BAWAH INI


Buka aplikasi Winbox dan hubungkan laptop ke router Mikrotik menggunakan kabel LAN. Setelah terdeteksi, pilih router dari daftar MAC address, isi username admin (kosongkan password), lalu klik Connect untuk masuk ke antarmuka Mikrotik.


Kita masuk ke menu System lalu pilih Reset Configuration





 Lanjut kita masuk ke System lalu pilih identity.



Ubah Password Untuk alasan keamanan, ganti password default router. Masuk ke menu System → Password, lalu isi New Password dan Confirm Password dengan sandi baru yang diinginkan. Klik Change untuk menyimpan perubahan.



Agar router bisa mendapatkan IP otomatis dari modem atau ISP, buka menu IP → DHCP Client buka menu Ports, lalu klik ikon tambah (+) untuk menambahkan port yang akan digunakan sebagai jaringan lokal. Pilih Interface yang diinginkan, seperti ether2 atau ether3, kemudian pada bagian Bridge, pilih nama bridge yang sudah dibuat sebelumnya. Klik OK untuk menyimpan. Ulangi langkah ini jika ingin menambahkan port lainnya ke dalam bridge.




Buka menu IP → Addresses, lalu klik tanda tambah (+) untuk menambahkan alamat IP ke bridge.Untuk Eth2 Masukkan Address192.168.20.1 /24Eth320.20.20.1 /28.



Untuk membagikan koneksi internet ke jaringan lokal, buka menu IP → Firewall → NAT. Klik tombol tambah (+), pada tab General pilih Out Interfaceether1 (port yang terhubung ke internet). Selanjutnya, pindah ke tab Action dan pilih Masquerade untuk menyembunyikan alamat IP lokal. Terakhir, klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan. Dengan ini, perangkat di jaringan lokal bisa menggunakan koneksi internet melalui router.






Terakhir, akses menu IP → DHCP Server → DHCP Setup. Pilih Interface yang digunakan, misalnya Bridge-LAN1 (atau nama bridge yang sudah dibuat). Klik Next terus sampai proses selesai dan muncul notifikasi “Setup has completed successfully”. Dengan langkah ini, router akan secara otomatis mendistribusikan alamat IP ke perangkat di jaringan lokal.




✦ Konfigurasi Mikhmon ✦

 ✧・゚: Konfigurasi Mikhmon :・゚✧  1.  Masuk terlebih dahulu ke aplikasi Google Chrome yang sudah terhubung dengan jaringan internet. Setelah...