Minggu, 01 Februari 2026

═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════ KONFIGURASI HOTSPOT ═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════

 Konfgurasi Hotspot

Pengertian Konfigurasi Hotspot

Konfigurasi hotspot adalah proses pengaturan layanan jaringan pada router (seperti MikroTik) yang memungkinkan pengguna terhubung ke internet melalui jaringan lokal dengan sistem autentikasi tertentu, seperti login menggunakan username dan password. Hotspot biasanya digunakan untuk mengontrol akses pengguna agar jaringan lebih aman dan terkelola.


Tujuan Konfigurasi Hotspot

Tujuan utama dari konfigurasi hotspot antara lain:

  1. Mengamankan jaringan dari akses pengguna yang tidak berizin.

  2. Mengatur dan membatasi pengguna yang dapat mengakses jaringan.

  3. Memudahkan proses login pengguna sebelum terhubung ke internet.

  4. Mengelola penggunaan bandwidth agar lebih stabil dan merata.

  5. Meningkatkan pengawasan dan kontrol administrator jaringan.


Fungsi Konfigurasi Hotspot

Konfigurasi hotspot memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

  • Menyediakan halaman login (login page) bagi pengguna jaringan.

  • Mengatur hak akses pengguna berdasarkan akun yang dibuat.

  • Memonitor aktivitas pengguna hotspot.

  • Membantu pengelolaan jaringan publik seperti sekolah, kantor, dan tempat umum.


Manfaat Konfigurasi Hotspot

Manfaat dari konfigurasi hotspot antara lain:

  • Jaringan menjadi lebih aman dan tertata.

  • Administrator lebih mudah mengelola pengguna jaringan.

  • Menghindari penyalahgunaan akses internet.

  • Memberikan pengalaman akses internet yang lebih terkontrol.


Contoh Penerapan Konfigurasi Hotspot

Konfigurasi hotspot sering diterapkan pada:

  • Sekolah dan kampus

  • Kantor

  • Kafe dan restoran

  • Perpustakaan

  • Area publik (hotspot WiFi)



Langkah-langkah Konfiigurasi Hotspot

Sebelum melakukan konfigurasi hotspot, pastikan konfigurasi dasar pada perangkat MikroTik telah dilakukan dengan benar agar sistem jaringan dapat berjalan secara optimal.

1. pastikan pengaturan identitas (identity) pada perangkat MikroTik sudah diubah dan disesuaikan dengan nama yang jelas, sehingga perangkat dapat lebih mudah dikenali dan mempermudah proses pengelolaan serta pemantauan jaringan
2. Masuk ke menu IP pada MikroTik, kemudian pilih submenu Hotspot untuk melanjutkan proses konfigurasi layanan hotspot

3. Berikut merupakan tampilan antarmuka yang muncul setelah berhasil masuk ke menu Hotspot pada MikroTik


4. Pada menu Server di fitur Hotspot, pilih opsi Hotspot Setup. Selanjutnya, pada kolom Hotspot Interface, ubah interface menjadi ether2 yang terhubung langsung ke access point, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi.


5. Pada tahap ini terdapat kolom Local Address of Network. Biarkan pengaturan sesuai default, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.

6. Pada bagian Address Pool of Network, biarkan pengaturan tetap seperti semula, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi hotspot ke tahap selanjutnya


7. Pada kolom Select Certificate, pilih opsi none karena tidak menggunakan sertifikat keamanan, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan proses konfigurasi hotspot ke tahap berikutnya.

8. PPada tahap ini akan ditampilkan kolom IP Address of SMTP Server. Karena layanan SMTP tidak digunakan dalam konfigurasi hotspot ini, maka pengaturan dapat dibiarkan dalam kondisi default. Selanjutnya, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.

9. Pada tahap ini tersedia kolom DNS Server. Karena pengaturan DNS sudah sesuai dan tidak perlu diubah, biarkan pengaturannya tetap default, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan ke proses konfigurasi selanjutnya


10. Pada kolom DNS Name, isikan nama domain sesuai dengan keinginan. Pada konfigurasi ini, penulis menggunakan hana.net yang disesuaikan dengan nama sendiri. Setelah itu, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.

11. Pada kolom Name of Local Hotspot User, masukkan nama pengguna admin. Selanjutnya, pada kolom Password of the User, isikan kata sandi admin. Setelah semua data terisi dengan benar, klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap konfigurasi berikutnya.


12. Berikut ini merupakan tampilan antarmuka yang muncul setelah proses Hotspot Setup berhasil diselesaikan dengan baik


13. Masih pada menu Hotspot, masuk ke submenu User Profile, kemudian klik dua kali pada profil pengguna yang akan diubah. Pada kolom Name, isikan KLP3. Selanjutnya, pada bagian Shared Users masukkan nilai 30, dan pada kolom Rate Limit (Rx/Tx) isikan 4M/4M, yang berarti kecepatan 4 Mbps untuk download dan 4 Mbps untuk upload. Setelah seluruh pengaturan selesai, klik tombol OK untuk menyimpan dan menerapkan perubahan

14. Berikut merupakan tampilan antarmuka yang ditampilkan setelah seluruh proses konfigurasi pada menu User Profile berhasil diselesaikan


15. Masuk ke menu User pada Hotspot, kemudian klik ikon tanda tambah (+) untuk menambahkan pengguna baru. Pada kolom Name, isikan kelompok3, dan pada kolom Password juga diisi kelompok3. Selanjutnya, pada bagian Profile, pilih User Profile yang telah dibuat sebelumnya. Setelah semua pengaturan selesai, klik tombol OK untuk menyimpan konfigurasi pengguna tersebut.

16. Setelah seluruh konfigurasi selesai, sambungkan laptop ke jaringan internet melalui access point yang telah dikonfigurasikan untuk memastikan koneksi dapat digunakan dengan baik.

17. Setelah perangkat berhasil terhubung ke jaringan, sistem akan secara otomatis mengarahkan pengguna ke halaman browser. Pada halaman login hotspot, masukkan username dan password yang telah dibuat sebelumnya, yaitu kelompok3, untuk dapat mengakses jaringan internet.

18. 
Setelah berhasil masuk ke jaringan hotspot, lakukan pengujian kecepatan internet menggunakan layanan Speedtest untuk memastikan kecepatan akses sesuai dengan pengaturan yang telah dikonfigurasikan.

Minggu, 18 Januari 2026

『 π™†π™Šπ™‰π™π™„π™‚π™π™π˜Όπ™Žπ™„ π˜Ώπ˜Όπ™Žπ˜Όπ™ π™ˆπ™„π™†π™π™Šπ™π™„π™† 』

╭─☆ MIKROTIK☆─╮




Berikut alat-alat yang perlu disiapkan untuk menggunakan Winbox (konfigurasi MikroTik):

1. Router MikroTik

Sebagai perangkat utama yang akan dikonfigurasi.

2. Laptop / Komputer

Untuk menjalankan aplikasi Winbox.

3. Aplikasi Winbox

File winbox.exe yang sudah di-download dari website MikroTik.

4. Kabel LAN (UTP)

Untuk menghubungkan laptop ke router MikroTik.

5. Adaptor / Power Supply Router

Untuk menyalakan router MikroTik.

6. Koneksi Jaringan

Bisa dari:

  • Modem

  • Atau jaringan lokal (LAN)

  • GAMBARNYA SEPERTI DI BAWAH INI


Buka aplikasi Winbox dan hubungkan laptop ke router Mikrotik menggunakan kabel LAN. Setelah terdeteksi, pilih router dari daftar MAC address, isi username admin (kosongkan password), lalu klik Connect untuk masuk ke antarmuka Mikrotik.


Kita masuk ke menu System lalu pilih Reset Configuration





 Lanjut kita masuk ke System lalu pilih identity.



Ubah Password Untuk alasan keamanan, ganti password default router. Masuk ke menu System → Password, lalu isi New Password dan Confirm Password dengan sandi baru yang diinginkan. Klik Change untuk menyimpan perubahan.



Agar router bisa mendapatkan IP otomatis dari modem atau ISP, buka menu IP → DHCP Client buka menu Ports, lalu klik ikon tambah (+) untuk menambahkan port yang akan digunakan sebagai jaringan lokal. Pilih Interface yang diinginkan, seperti ether2 atau ether3, kemudian pada bagian Bridge, pilih nama bridge yang sudah dibuat sebelumnya. Klik OK untuk menyimpan. Ulangi langkah ini jika ingin menambahkan port lainnya ke dalam bridge.




Buka menu IP → Addresses, lalu klik tanda tambah (+) untuk menambahkan alamat IP ke bridge.Untuk Eth2 Masukkan Address192.168.20.1 /24Eth320.20.20.1 /28.



Untuk membagikan koneksi internet ke jaringan lokal, buka menu IP → Firewall → NAT. Klik tombol tambah (+), pada tab General pilih Out Interfaceether1 (port yang terhubung ke internet). Selanjutnya, pindah ke tab Action dan pilih Masquerade untuk menyembunyikan alamat IP lokal. Terakhir, klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan. Dengan ini, perangkat di jaringan lokal bisa menggunakan koneksi internet melalui router.






Terakhir, akses menu IP → DHCP Server → DHCP Setup. Pilih Interface yang digunakan, misalnya Bridge-LAN1 (atau nama bridge yang sudah dibuat). Klik Next terus sampai proses selesai dan muncul notifikasi “Setup has completed successfully”. Dengan langkah ini, router akan secara otomatis mendistribusikan alamat IP ke perangkat di jaringan lokal.




Senin, 20 Oktober 2025

π“šπ“žπ“π“•π“˜π“–π“€π“‘π“π“’π“˜ π“‘π“‘π“˜π““π“–π“” π“Ÿπ“π““π“ π“‘π“žπ“€π“£π“”π“‘ π“œπ“˜π“šπ“‘π“žπ“£π“˜π“š

                    ╭─☆ π“šπ“žπ“π“•π“˜π“–π“€π“‘π“π“’π“˜ π“‘π“‘π“˜π““π“–π“” π“Ÿπ“π““π“ π“‘π“žπ“€π“£π“”π“‘ π“œπ“˜π“šπ“‘π“žπ“£π“˜π“š ☆─╮    

  1. Masuk ke Winbox

Buka aplikasi Winbox dan hubungkan laptop ke router Mikrotik menggunakan kabel LAN. Setelah terdeteksi, pilih router dari daftar MAC address, isi username admin (kosongkan password), lalu klik Connect untuk masuk ke antarmuka Mikrotik.



2. Kita masuk ke menu System lalu pilih Reset Configuration



3. Lanjut kita masuk ke System lalu pilih identity.

  1. Ubah Password Untuk alasan keamanan, ganti password default router. Masuk ke menu System → Password, lalu isi New Password dan Confirm Password dengan sandi baru yang diinginkan. Klik Change untuk menyimpan perubahan.



5.Masuk pada bagian bridge, setelah masuk ke bridge klik tanda plus + biru pada samping kanan, setelah masuk pada bagian parameter nama bridge ganti jadi  bridge_lan1, lalu apply dan klik ok


6.Agar router bisa mendapatkan IP otomatis dari modem atau ISP, buka menu IP → DHCP Client buka menu Ports, lalu klik ikon tambah (+) untuk menambahkan port yang akan digunakan sebagai jaringan lokal. Pilih Interface yang diinginkan, seperti ether2 atau ether3, kemudian pada bagian Bridge, pilih nama bridge yang sudah dibuat sebelumnya. Klik OK untuk menyimpan. Ulangi langkah ini jika ingin menambahkan port lainnya ke dalam bridge.




7.Buka menu IP → Addresses, lalu klik tanda tambah (+) untuk menambahkan alamat IP ke bridge. Masukkan Address: 192.168.19.1/24, Network: 192.168.19.0, dan pilih Interface: Bridge-LAN1. Setelah itu, klik OK untuk menyimpan pengaturan.


8.Buka menu IP → DNS untuk mengatur DNS server, agar router bisa menerjemahkan nama domain ke alamat IP. Pada kolom Servers, masukkan alamat DNS seperti 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Setelah itu, klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan. Dengan DNS ini, koneksi internet akan lebih stabil dan cepat dalam mengakses situs.



9.Untuk membagikan koneksi internet ke jaringan lokal, buka menu IP → Firewall → NAT. Klik tombol tambah (+), pada tab General pilih Out Interface: ether1 (port yang terhubung ke internet). Selanjutnya, pindah ke tab Action dan pilih Masquerade untuk menyembunyikan alamat IP lokal. Terakhir, klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan. Dengan ini, perangkat di jaringan lokal bisa menggunakan koneksi internet melalui router.




10.Terakhir, akses menu IP → DHCP Server → DHCP Setup. Pilih Interface yang digunakan, misalnya Bridge-LAN1 (atau nama bridge yang sudah dibuat). Klik Next terus sampai proses selesai dan muncul notifikasi “Setup has completed successfully”. Dengan langkah ini, router akan secara otomatis mendistribusikan alamat IP ke perangkat di jaringan lokal.




11.Untuk memastikan koneksi internet sudah aktif, buka Command Prompt (CMD) di laptop kamu. Setelah itu, ketik perintah berikut:
ping google.com
Tekan Enter, lalu perhatikan balasan yang muncul. Jika ada respons dari server, itu berarti koneksi internet kamu sudah berjalan dengan baik


Terakhir, akses menu IP → DHCP Server → DHCP Setup. Pilih Interface yang digunakan, misalnya Bridge-LAN1 (atau nama bridge yang sudah dibuat). Klik Next terus sampai proses selesai dan muncul notifikasi “Setup has completed successfully”. Dengan langkah ini, router akan secara otomatis mendistribusikan alamat IP ke perangkat di jaringan lokal.

═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════ KONFIGURASI HOTSPOT ═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════

 Konfgurasi Hotspot Pengertian Konfigurasi Hotspot Konfigurasi hotspot adalah proses pengaturan layanan jaringan pada router (seperti MikroT...