Senin, 20 Oktober 2025

𝓚𝓞𝓝𝓕𝓘𝓖𝓤𝓡𝓐𝓢𝓘 𝓑𝓡𝓘𝓓𝓖𝓔 𝓟𝓐𝓓𝓐 𝓡𝓞𝓤𝓣𝓔𝓡 𝓜𝓘𝓚𝓡𝓞𝓣𝓘𝓚

                    ╭─☆ 𝓚𝓞𝓝𝓕𝓘𝓖𝓤𝓡𝓐𝓢𝓘 𝓑𝓡𝓘𝓓𝓖𝓔 𝓟𝓐𝓓𝓐 𝓡𝓞𝓤𝓣𝓔𝓡 𝓜𝓘𝓚𝓡𝓞𝓣𝓘𝓚 ☆─╮    

  1. Masuk ke Winbox

Buka aplikasi Winbox dan hubungkan laptop ke router Mikrotik menggunakan kabel LAN. Setelah terdeteksi, pilih router dari daftar MAC address, isi username admin (kosongkan password), lalu klik Connect untuk masuk ke antarmuka Mikrotik.



2. Kita masuk ke menu System lalu pilih Reset Configuration



3. Lanjut kita masuk ke System lalu pilih identity.

  1. Ubah Password Untuk alasan keamanan, ganti password default router. Masuk ke menu System → Password, lalu isi New Password dan Confirm Password dengan sandi baru yang diinginkan. Klik Change untuk menyimpan perubahan.



5.Masuk pada bagian bridge, setelah masuk ke bridge klik tanda plus + biru pada samping kanan, setelah masuk pada bagian parameter nama bridge ganti jadi  bridge_lan1, lalu apply dan klik ok


6.Agar router bisa mendapatkan IP otomatis dari modem atau ISP, buka menu IP → DHCP Client buka menu Ports, lalu klik ikon tambah (+) untuk menambahkan port yang akan digunakan sebagai jaringan lokal. Pilih Interface yang diinginkan, seperti ether2 atau ether3, kemudian pada bagian Bridge, pilih nama bridge yang sudah dibuat sebelumnya. Klik OK untuk menyimpan. Ulangi langkah ini jika ingin menambahkan port lainnya ke dalam bridge.




7.Buka menu IP → Addresses, lalu klik tanda tambah (+) untuk menambahkan alamat IP ke bridge. Masukkan Address: 192.168.19.1/24, Network: 192.168.19.0, dan pilih Interface: Bridge-LAN1. Setelah itu, klik OK untuk menyimpan pengaturan.


8.Buka menu IP → DNS untuk mengatur DNS server, agar router bisa menerjemahkan nama domain ke alamat IP. Pada kolom Servers, masukkan alamat DNS seperti 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Setelah itu, klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan. Dengan DNS ini, koneksi internet akan lebih stabil dan cepat dalam mengakses situs.



9.Untuk membagikan koneksi internet ke jaringan lokal, buka menu IP → Firewall → NAT. Klik tombol tambah (+), pada tab General pilih Out Interface: ether1 (port yang terhubung ke internet). Selanjutnya, pindah ke tab Action dan pilih Masquerade untuk menyembunyikan alamat IP lokal. Terakhir, klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan. Dengan ini, perangkat di jaringan lokal bisa menggunakan koneksi internet melalui router.




10.Terakhir, akses menu IP → DHCP Server → DHCP Setup. Pilih Interface yang digunakan, misalnya Bridge-LAN1 (atau nama bridge yang sudah dibuat). Klik Next terus sampai proses selesai dan muncul notifikasi “Setup has completed successfully”. Dengan langkah ini, router akan secara otomatis mendistribusikan alamat IP ke perangkat di jaringan lokal.




11.Untuk memastikan koneksi internet sudah aktif, buka Command Prompt (CMD) di laptop kamu. Setelah itu, ketik perintah berikut:
ping google.com
Tekan Enter, lalu perhatikan balasan yang muncul. Jika ada respons dari server, itu berarti koneksi internet kamu sudah berjalan dengan baik


Terakhir, akses menu IP → DHCP Server → DHCP Setup. Pilih Interface yang digunakan, misalnya Bridge-LAN1 (atau nama bridge yang sudah dibuat). Klik Next terus sampai proses selesai dan muncul notifikasi “Setup has completed successfully”. Dengan langkah ini, router akan secara otomatis mendistribusikan alamat IP ke perangkat di jaringan lokal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════ KONFIGURASI HOTSPOT ═══════ ✦ ✦ ✦ ═══════

 Konfgurasi Hotspot Pengertian Konfigurasi Hotspot Konfigurasi hotspot adalah proses pengaturan layanan jaringan pada router (seperti MikroT...