╭─☆ SMART LOCK DOOR ☆─╮
๐ง Pengertian Tinkercad
Tinkercad adalah aplikasi berbasis web (dijalankan lewat browser) yang digunakan untuk merancang dan mensimulasikan berbagai proyek elektronik, desain 3D, dan pemrograman Arduino secara virtual.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Autodesk, dan sering digunakan dalam bidang pendidikan, elektronika, dan desain teknologi karena mudah digunakan, bahkan oleh pemula.
⚙️ Fungsi Tinkercad
Berikut beberapa fungsi utama Tinkercad:
-
๐งฉ Membuat dan Menyimulasikan Rangkaian Elektronik
-
Bisa digunakan untuk merancang rangkaian sederhana seperti LED, resistor, sensor, motor, dan Arduino.
-
Memungkinkan kamu menguji rangkaian tanpa alat fisik (simulasi digital).
-
๐ป Pemrograman Arduino Secara Virtual
-
๐งฑ Desain 3D (3D Design)
-
Menyediakan fitur untuk membuat model 3D (misalnya casing, robot, mainan, atau alat teknologi).
-
Model 3D bisa diekspor ke format yang dapat dicetak dengan 3D printer.
-
๐ขMedia Belajar Elektronika dan Pemrograman
-
Sangat cocok untuk pelajar, mahasiswa, atau pemula yang ingin belajar konsep dasar elektronik, mikrokontroler, dan desain.
-
☁️ Berbasis Cloud (Online)
1.Masuk ke Situs Tinkercad
~Klik “Join Now” (untuk daftar) atau “Sign In” (jika sudah punya akun).
~Masuk menggunakan akun Google atau email.
2. Masuk ke Menu “Circuits”
~Setelah login, di halaman utama pilih menu “Circuits” (Rangkaian).
~Klik tombol “Create New Circuit” untuk memulai proyek baru.
3.Selanjutnya kita mambahkan Komponen. Di sisi kanan layar ada panel komponen.
misalnya di sini saya membutuhkan:
4. Saya menambahkan arduino uno r3 seperti gambar di bawah ini.
5. Saya menambahkan keypad seperti gambar di bawah ini
6. Saya menambahkan micro servo seperti gambar di bawah ini
7. Saya menambahkan lcd 16 x 2 i2c. Dan disini untuk lcd saya klik lalu saya ubah type nya menjadi PCF8574-based, dan di address saya mengubah juga menjadi 39 (0x27).
8. Setelah kita tambahkan kita susun seperti di bawah ini agar terlihat rapi.
9. Selanjutnya kita sambung kabel. Klik pada titik port atau pin komponen untuk membuat kabel, lalu hubungkan kabel sesuai rangkaian yang kamu inginkan (misalnya dari Arduino ke LCD) dan kamu bisa ubah warna kabel agar lebih mudah dibaca.
10. Berikut tampilan hasil setelah seluruh kabel berhasil saya hubungkan pada masing-masing komponen sesuai dengan rancangan. Dengan penyambungan ini, rangkaian sudah lengkap dan dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan.
11. Setelah semua kabel terpasang dengan benar, langkah selanjutnya yaitu menambahkan bagian code atau pemrograman agar sistem dapat dijalankan dan berfungsi sesuai perintah yang kita buat.
12.Setelah kode program berhasil dimasukkan dengan benar, langkah selanjutnya yaitu menekan tombol ‘Start Simulation’ yang terletak di bagian kanan atas layar untuk memulai proses simulasi dan melihat hasil kerja rangkaian yang telah kita buat.
13. Terakhir kita proses saat Start Simulation dijalankan. Jika tampilan Arduino Uno R3 tertutup dan indikator lampu pada papan berubah menjadi warna hijau, hal tersebut menandakan bahwa simulasi telah berhasil dijalankan dengan baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar